Showing posts with label Mutiara Ali. Show all posts
Showing posts with label Mutiara Ali. Show all posts

Friday, March 1, 2013

Mutiara Ali

Kata mutiara Ali bin Abi Thalib

Diam adalah jawaban terbaik untuk orang bodoh
Kerendahan hati adalah hasil dari pengetahuan.
Forgivness adalah mahkota kebesaran.
Untuk membantu salah untuk menindas kanan.
Persahabatan tidak mungkin dengan seorang pembohong.
Permusuhan adalah pendudukan bodoh.
Kebanggaan blok kemajuan dan kebesaran kerusakan.
Menawarkan masalah dari pikiran kecil.
Tidak ada yang lebih dihormati daripada orang saleh.
Lidah Anda berbicara tahu apa itu terbiasa.
Perilaku seseorang adalah indeks ke pikiran seseorang. (Ali bin Abi Thalib)

Dunia

sesungguhnya perumpamaan dunia adalah seperti ular : lembek bila disentuh, tetapi rancunnya sangat membunuh. Anak kecil yang tidak mengerti suka sekali menyentuhnya, sedangkan orang yang cerdik lagi pandai berhati-hati terhadapnya. Oleh karena itu, berpalinglah dari apa yang menakjubkanmu di dunia ini karena hanya sedikit darinya yang bersahabat denganmu"
(Imam Ali bin Abi Thalib A.S

Sahabat

Kawan sejati adalah belahan Ruh,
Saudara adalah belahan badan.

    Seorang teman tidak dapat disebut sebagai teman,
    sehingga dia menjaga temannya dalam tiga hal : dalam Musibahnya,
    ketidakhadirannya, dan kematiannya.
      Selemah-lemahnya manusia adalah orang yang tak boleh mencari sahabat,
      dan orang yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mensia-siakan sahabat yang telah dicari.

Akhirat

Akhirat berjalan maju, dunia berjalan mundur. Jadilah generasi akhirat, bukan budak-budak dunia. Sebab hari ini adalah masanya beramal bukan perhitungan, besok masanya perhitungan bukan beramal (Imam Ali bin Abi Thalib A.S )

Sabar ada dua, yaitu : Sabar terhadap apa yang engkau benci, dan Sabar terhadap apa yang engkau sukai

Cinta itu

Cinta itu api, apapun yang dilewatinya akan terbakar,
Cinta itu cahaya, apapun yang dikenainya akan bersinar,
Cinta itu langit, apapun yang di bawahnya akan ditutupinya,
Cinta itu angin, apapun yang ditiupnya akan digerakkannya,
Cinta itu seperti air, dengannya hidup segalanya,
seperti bumi, Cinta bisa menumbuhkan semuanya.

Sunday, February 24, 2013

Mutiara Ali Karromallahu Wajhah

Berikut ini adalah kata-kata mutiara dari Sayyidina Ali Bin Abi Thalib :
* Permulaan kebaikan dipandang ringan, tetapi akhirnya dipandang berat. Hampir-hampir saja pada permulaannya dianggap sekadar menuruti khayalan, bukan pikiran; tetapi pada akhirnya dianggap sebagai buah pikiran, bukan khayalan. Oleh karena itu, dikatakan bahwa memelihara pekerjaan lebih berat dari pada memulainya

* Memulai pekerjaan adalah sunnah, sedangkan memeliharanya adalah wajib


* Jika engkau ingin mengetahui watak seseorang, maka ajaklah dia bertukar pikiran dengan mu. Sebab, dengan bertukar pikiran itu, engkau akan mengetahui kadar keadilan dan ketidakadilanny

a, kebaikan dan keburukannya
* Duduklah bersama orang-orang bijak, baik mereka itu musuh atau kawan. Sebab, akal bertemu dengan akal

* Sebaik-baik kehidupan adalah yang tidak menguasaimu dan tidak pula mengalihkan perhatiaanmu (dari mengingat Allah SWT)

* Tanyailah hati tentang segala perkara karena sesungguhnya ia adalah saksi yang tidak akan menerima suap

* Kecemburuan seorang wanita adalah kekufuran, sedangkan kecemburuan seorang laki-laki adalah keimanan.

* Berbicaralah, niscaya kalian akan dikenal karena sesungguhnya seseorang tersembunyi dibawah lidahnya

* Sesungguhnya hati memiliki keinginan, kepedulian, dan keengganan. Maka, datangilah ia dari arah kesenangan dan kepeduliaannya.
Sebab, jika hati itu dipaksakan, ia akan buta
* Tidak ada kenikmatan di dunia ini yang lebih besar dari pada panjang umur dan badan yang sehat

* Sesungguhnya wanita (sanggup) menyembunyikan cinta selama empat puluh tahun, namun tidak (sangup) menyembunyikan kebenciaan walau hanya sesaat.

* Tiga hal yang menyelamatkan, yaitu; takut kepada Allah, baik secara diam-diam maupun terang-terangan
; hidup sederhana, baik di waktu miskin maupun kaya; dan berlaku adil, baik diwaktu marah maupun ridha
* Tiga macam orang yang tidak diketahui kecuali dalam tiga situasi; (pertama) tidak diketahui orang pemberani kecuali dalam situasi perang. (kedua) tidak diketahui orang yang penyabar kecuali ketika sedang marah. (ketiga) tidak diketahui sebagai teman kecuali ketika (temannya) sedang butuh. Barang siapa yang dalam urusannya berada pada posisi tidak memikirkan akibatnya, maka dia telah menghadapkan dirinya pada musibah yang besar

* Diantara taufik adalah berhenti ketika ragu

* Diantara amal kebajikan yang paling utama adalah; berderma di saat susah, bertindak benar ketika sedang marah, dan memberi maaf ketika mampu untuk menghukum

* Kebajikan adalah apa yang dirimu merasa tenang padanya dan hatimu merasa tentram karenanya. Sedangkan dosa adalah yang jiwamu merasa resah karenanya dan hatimu menjadi bimbang

* Jika perkataan keluar dari hati, maka ia akan berpengaruh terhadap hati, dan jika ia keluar dari lidah, maka ia tidak akan mencapai telinga

* Janganlah engkau merendahkan seseorang karena kejelekan rupanya dan pakaiannya yang usang, karena sesungguhnya Allah ta’ala hanya memandang apa yang ada dalam hati dan membalas segala perbuatan

* Janganlah engkau teregsa-gesa mencela seseorang karena dosanya. Sebab barangkali dosanya telah diampuni. Dan janganlah engkau merasa aman akan dirimu karena suatu dosa kecil. Sebab, barangkali engkau akan diazab karena dosa kecilmu itu

* Jauhilah olehmu posisi mengemukakan alasan. Sebab, ada kalanya alasan justru menetapkan kesalahan terhadap orang yang berdalih itu, meskipun dia bersih dari dosa itu

* Barangsiapa yang telah kehilangan keutamaan kejujuran dalam pembicaraannya,
maka dia telah kehilangan akhlaknya yang termulia
* Buruk sangka melayukan hati, mencurigai orang yang terpercaya, menjadikan asing kawan yang ramah, dan merusak kecintaan saudara

* Janganlah engkau merasa senang dengan banyaknya teman, selama mereka bukan orang yang baik-baik. Sebab, kedudukan teman seperti api, sedikitnya adalah kenikmatan, sedangkan banyaknya adalah kebinasaan

* Sebaik-baik teman, jika engkau tidak membutuhkannya,
dia akan bertambah dalam kecintaannya kepadamu, dan jika engkau membutuhkannya, dia tidak akan berkurang sedikitpun kecintaannya kepadamu
* Ada kalanya perang terjadi karena satu kalimat, dan ada kalanya pula cinta tertanam karena pandangan sekilas

* Perbuatan buruk yang menjadikanmu bersedih karenanya lebih baik di sisi Allah dari pada perbutan baik yang membuatmu bangga Siapa yang memandang dirinya buruk maka dia adalah orang yang baik. Dan siapa yang memandang dirinya baik, dia adalah orang yang buruk.

Disadur dari:

1. “Tanyalah Aku Sebelum Kau Kehilangan Aku: Kata-Kata Mutiara ‘Ali bin Abi Thalib” . -

Sumber : http://al-syahbana.blogspot.com/2012/01/mutiara-hikmah-kalam-sayyidina-ali-bin.html#ixzz2LoBthXnI